Kesehatan

Insomnia, Apakah Berbahaya untuk Kesehatan?

Insomnia, Apakah Berbahaya untuk Kesehatan

Insomnia merupakan salah satu jenis penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami gangguan tidur. Bahkan ketika orang tersebut memiliki kesempatan yang tenang untuk tidur, gangguan sulit tidur masih bisa terjadi. Orang yang mengalami insomnia biasanya tidak bisa tidur dengan nyenyak. Selain itu, mereka juga mengalami beberapa tanda-tanda insomnia seperti kelelahan, penurunan kinerja, gangguan tubuh, dan penurunan energi yang tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa kasus untuk gangguan tidur ternyata disebabkan oleh sekitar.

Penyebab insomnia yang ringan biasanya berasal dari suara-suara mengganggu seperti pasangan yang mendengkur, kesakitan fisik, stress, bahkan jetlag. Kasus-kasus seperti ini biasanya hanya berlangsung sementara waktu dan akan membuat waktu serta kualitas tidurmu kembali seperti semua. Berbeda dengan mereka yang mengalami insomnia dalam waktu berbulan-bulan, kasus seperti ini didiagnosis mengalami insomnia kronis. Perlahan-lahan tapi pasti, mekanisme kimiawi yang terjadi di otak menyebabkan adanya serangan kecemasan seperti yang diderita olem mereka yang terkena gangguan depresi dan kecemasan.

Walau terdengar sepele, permasalahan gangguan tidur atau insomnia harus segera diatasi. Jika tidak, insomnia ternyata sangat berbahaya karena bisa menjadi pemicu munculnya berbagai resiko kesehatan.

  • Meningkatkan resiko kesehatan memburuk

Beberapa resiko kondisi medis yang bisa dialami akibat insomnia adalah lemahnya sistem kekebalan tubuh, tekanan darah tinggi, diabetes melitus, kejang, asma dan penyakit jantung.

  • Memperpendek umur

Insomnia berkepanjangan juga bisa mempersingkat harapan hidup. Gangguan tidur dapat meningkatkan resiko kematian hingga 12% dibandingkan dengan mereka yang memiliki tidur cukup 7-8 jam. Studi lain juga menunjukkan bahwa insomnia biasanya dialami oleh orang-orang dengan kisaran umur 38 tahun.

  • Meningkatkan resiko gangguan jiwa

Selain dapat memperburuk kondisi kesehatan secara medis, gangguan tidur juga ternyata dapat meningkatkan gangguan kesehatan secara psikologis atau mental. Hal ini bisa terjadi akibat efek insomnia antara lain kelelahan, cepat marahm frustasi, hingga depresi. Jika tidak segera ditangai, maka berbagai efek insomnia tersebut tentu bisa memicu berbagai resiko kesehatan mental atau psikis.

  • Memperburuk kondisi kulit

Timbulnya efek lingkaran hitam di area mata, munculnya garis-garis halus pada kulit, hingga kulit yang loyo dan tidak tampak segar bisa terjadi jika insomnia diabaikan.

Jika Anda mengalami insomnia, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan intensif.